Nama : Firdinansyah Suroyudhanto
NPM :53413503
Kelas : 3IA21
Mata Kuliah : Desain Pemodelan Grafik
Pengertian Permodelan Grafis
Model adalah rencana, representasi, atau deskripsi yang
menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa
penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket,
bentuk prototipe), model citra (gambar rancangan, citra komputer), atau rumusan
matematis.
Sedangkan Grafis didefinisikan sebagai pengungkaapan dan
perwujudan dalam bentuk huruf, simbol dan gambar dengan menggunakan proses
pencetakan. Grafik juga didefinisikan sebagai suatu manipulasi model dan citra.
PRINSIP DESAIN GRAFIS
Pesan visual harus kreatif (asli, inovatif dan lancar),
komunikatif, efisien dan efektif, sekaligus indah/estetis. Berbeda dengan
prinsip desain grafis. Dalam ilmu desain grafis, selain
prinsip-prinsip diatas ada beberapa prinsip utama komunikasi visual dari sebuah
karya desain. Diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Ruang Kosong (White Space)
Ruang kosong dimaksudkan agar karya tidak terlalu padat
dalam penempatannya pada sebuah bidang dan menjadikan sebuah obyek menjadi
dominan.
2. Kejelasan (Clarity)
Kejelasan atau clarity mempengaruhi penafsiran penonton akan
sebuah karya. Bagaimana sebuah karya tersebut dapat mudah dimengerti dan tidak
menimbulkan ambigu/ makna ganda.
3. Kesederhanaan (Simplicity)
Kesederhanaan menuntut penciptaan karya yang tidak lebih dan
tidak kurang. Kesederhanaan seing juga diartikan tepat dan tidak berlebihan.
Pencapaian kesederhanaan mendorong penikmat untuk menatap lama dan tidak merasa
jenuh.
4. Emphasis (Point of Interest)
Emphasis atau disebut juga pusat perhatian, merupakan
pengembangan dominasi yang bertujuan untuk menonjolkan salah satu unsur sebagai
pusat perhatian sehingga mencapai nilai artistic.
UNSUR DESAIN GRAFIS
Unsur dalam setiap hasil karya desain grafis dan DKV terdiri
dari bagian-bagian yang bisa dipelajari secara terpisah. Pada setiap hasil
karya desain pasti ada minimal satu dari unsur berikut.
1. Garis (Line)
Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara
satu titik poin dengan titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar
garis lengkung (curve) atau lurus (straight). Garis adalah unsur dasar untuk
membangun bentuk atau konstruksi desain. Di dalam duni a komunikasi visual
seringkali kita menggunakan dotted line, solid line, dan garis putus-putus.
2. Bentuk (Shape)
Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan
lebar. Bentuk dasar yang dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran
(circle), dan segitiga (triangle). Pada desain komunikasi visual kita
akan mempelajari betuk dasar dan bentuk turunan. Sementara pada kategori sifatnya,
bentuk dapat dikategorikan menjadi tiga, yaitu:
Huruf (Character) : yang direpresentasikan dalam bentuk
visual yang dapat digunakan untuk membentuk tulisan sebagai wakil
dari bahasa verbal dengan bentuk visual langsung, seperti A, B, C, dsb.
Simbol (Symbol) : yang direpresentasikan dalam bentuk
visual yang mewakili bentuk benda secara sederhana dan dapat dipahami secara
umum sebagai simbol atau lambang untuk menggambarkan suatu bentuk benda nyata,
misalnya gambar orang, bintang, matahari dalam bentuk sederhana (simbol), bukan
dalam bentuk nyata (dengan detail).
Bentuk Nyata (Form) : bentuk ini betul-betul
mencerminkan kondisi fisik dari suatu obyek. Seperti gambar manusia secara
detil, hewan atau benda lainnya.
3. Tekstur (Texture)
Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda
yang dapat dinilai dengan cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya,
tekstur sering dikategorikan sebagai corakdari suatu permukaan benda,
misalnya permukaan karpet, baju, kulit kayu, cat dinding, cat canvas, dan lain
sebagainya.
4. Ruang (Space)
Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk
lainnya, pada praktek desain dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika
desain dan dinamika desain grafis. Sebagai contoh, tanpa ruang Anda tidak akan
tahu mana kata dan mana kalimat atau paragraf. Tanpa ruang Anda tidak tahu mana
yang harus dilihat terlebih dahulu, kapan harus membaca dan kapan harus
berhenti sebentar. Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan
menjadi dua unsur, yaitu obyek (figure) dan latarbelakang (background).
5. Ukuran (Size)
Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan
besar kecilnya suatu obyek. Dengan menggunakan unsur ini Anda dapat menciptakan
kontras dan penekanan (emphasis) pada obyek desain anda sehingga orang akan
tahu mana yang akan dilihat atau dibaca terlebih dahulu.
6. Warna (Color)
Pemahaman Desain Grafis dalam Karikatur,Kesenian,Arsitektur,Teknologi
Kultural
Dalam sebuah krikatur, pemanfaatan desain grafis sangat di
perlukan untuk membuat sebuah desain dari karikatur itu sendiri. Karena
karikatur sangat memerlukan pemahaman tantang garis, titik-titik serta
pewarnaan yang ssuai agar terlihat seperti aslinya.
Kesenian
Merupakan bagian dari seni desain dimana desain merupakan unsur dari seni itu sendiri dan
biasanya dalam kesenian apapun sebelum di implementasikan kita dapat membuat
desainnya terlebih dahulu agar mendapat hasil yang memuaskan.
Teknologi
Pada dunia teknologi
juga berkaitan dengan desain dimana desain merupakan kunci kesuksesan dari para
perusahaan di bidang teknologi , dalam dunia teknologi desain biasanya
digunakan untuk membuat bentuk dan tataletak suatu alat atau suatu system dan
software.
Arsitektur
Seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang
lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan
binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan,
arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain
perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses
perancangan tersebut.
https://azwarfachmi.wordpress.com/2014/11/09/pengertian-desain-dan-pemodelan-grafis

Tidak ada komentar:
Posting Komentar